Covid-19KesehatanKodim 0205/TKKomunikasi SosialTNIWarta

HIMBAUAN PROTKES OLEH BANG HOMBING BABINSA KORAMIL 04/SIMPANG EMPAT DIM 0205/TK

Covid-19, Kesehatan, Kodim 0205/TK, Komunikasi Sosial, TNI, Warta

HIMBAUAN PROTKES OLEH BANG HOMBING BABINSA KORAMIL 04/SIMPANG EMPAT DIM 0205/TK

Views

Karo-Surakaro.com. Sabtu 13/02/2021. Sampai saat pihak TNI terus mendukung pemerintah dalam penangan Pandemi Covid-19, termasuk di jajaran unjung tombak yaitu para Babinsa juga  masih terus melaksanakan upaya dan usaha pencegahan serta memutus rantai penyebatan Covid-19, salahsatunya dengan melaksanakan himbauan tentang disiplin protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan oleh Serka Martua Sihombing Babinsa Koramil 04/Simpang Empat Kodim 0205/Tanah Karo menghimbau warga binaannya di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo-SUMUT, yang bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, juga untuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Karo yang sedang berupaya merubah berstatus Karo Zona Merah Covid-19 menjadi status Karo Zona Hijau Covi-19 karena saat ini saja yang positif Covid-19 TMT 13/02/2021 terkonfirmasi 534 orang yaitu aktif 64 orang, sembuh 432 orang dan meninggal 38 orang.

Kemudian Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, S.Sos., terus memerintahkan dan memantau  kinerja para Danramil dan Babinsa jajarannya untuk lebih maksimal dalam melaksanakan himbauan kepada warga binaannya agar melaksanakan protokol kesehatan dengan melaksanakan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak, serta menghindari kerumunan, juga kegiatan ini guna mendukung pemerintah dalam penangulangan Pandemi Covid-19.

Keterangan dari Serka Martua Sihombing bahwa kami dalam melaksanakaan himbauan Protokol Kesehatan Covid-19 3M kepada warga binaan, kemudian kami tambahkan aturan atau etika saat batuk dan bersin maupun buang dahak/meludah, dalam menyampaikan himbauanpun kami Para Babinsa diarahkan oleh Danramil 04/SE Kapten Inf Sedrah karo Sekali supaya tetap  menggunakan pendekatan secara humanis dan penuh keakaraban serta berbahasa yang mudah dimengerti terkadang kami juga mengunakan bahasa daerah  agar warga mengerti dan melaksanakan protokol kesehatan dengan sukarela, terkait penerapan kebiasaan ini guna melindungi warga binaan dari penyebaran Covid-19, jidk dilihat saat ini warga sudah mulai bosan bahkan ada yang sudah malas melakukannya”, kata Bang Hombing.  (BW GATUBIMA)

Tinggalkan Balasan