Covid-19KesehatanKodim 0205/TKKomunikasi SosialTNIWarta

WARGA DESA NDOKUM SIROGA DIHIMBAU LAKUKAN PROTKES OLEH BABINSA KORAMIL 04/SIMPANG EMPAT

WARGA DESA NDOKUM SIROGA DIHIMBAU LAKUKAN PROTKES OLEH BABINSA KORAMIL 04/SIMPANG EMPAT

Covid-19, Kesehatan, Kodim 0205/TK, Komunikasi Sosial, TNI, Warta
152Views

Karo-Surakaro.com. Kamis 18/03/2021 Sambil melaksanakan tugas Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan kang kali ini (18/03) dilaksanakan oleh Para Babinsa Koramil 04/Simpang Empat Kodim 0205/Tanah Karo yaitu Serka Martua Sihombing, Sertu Jemmy R. Lambaran dan Praka Popo Suprapto, mereka melaksanakan himbauan penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 yang bertujuan sebagai upaya untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 di desa binaan agar warga tetap aman dari serangan virus tersebut, tujuan kegiatan ini juga sebagai mendukung Pemda Kabupaten dalam upaya merubah  status Karo Zona Kuning Covid-19 menjadi Karo Zona Hijau Covid-19,  himbauanpun dilaksanakan di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo-Sumut sasarannya adalah tempat-tempat yang sering dikunjungi warga seperti Kedai Kopi, Kedai Nasi, Kedai Kelontong, Stasion Angkot, Kantor Pos, ATM/Bank, Bengkel dan Mini Market, sesuai perintah dari Danramil 04/SE Kapten Inf Sedrah Karo Sekali.

Serka Matua Sihombing dalam kesempatan ini mewakili reka-rekannya mengatakan kepada SURAKARO bahwa himbauan penegakan protokol kesehatan yang disampaikan adalah 5M yaitu Menggunakan masker yang baik dan benar, Mencuci tangan menggunakan sabun di air bersih mengalir atau mengunakan hand sanitizer, Menjaga jarak (phisical distancing), Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas, kemudian saya juga sampaikan kepada warga apabila merasa kurang sehat dan menunjukan gejala mengarah ke arah terjangkit Covid-19 segera berobat dan memeriksanakan di ke tempat layan kesehatan.

Seluruh Babinsa jajaran Kodim 0205/TK diperintahkan oleh Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, S.Sos agar dalam menyampaikan himbauan sambil Komsos juga gunakan pendekatan secara humanis dan keakaraban serta memakai bahasa sederhana agar warga mudah dimengerti sehingga mereka mengerti, menerima dan melaksanakan protokol kesehatan secara iklhas dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”, kata Bang Hombing. (BW GATUBIMA)

Tinggalkan Balasan