Gereja dan Ibadah MingguHimbauan ProtkesKesehatanKodim 0205/TKKomunikasi SosialTNIWarta

DI GPdI HIMBAUAN PROTKES COVID-19 DAN PAM IBADAH MINGGU DILAKSANAKAN OLEH BABINSA KORAMIL 09/LAUBALENG

DI GPdI HIMBAUAN PROTKES COVID-19 DAN PAM IBADAH MINGGU DILAKSANAKAN OLEH BABINSA KORAMIL 09/LAUBALENG

TNI, Kodim 0205/TK, Babinsa Koramil 09/Laubaleng, Pam Ibadah Minggu, Himbauan Protokol Kesehatan, Covid-19,  Gereja GPdI, Martelu, Laubaleng, Karo
213Views

Karo-Surakaro.com. Minggu 20/06/2021.  Serka Eddy Alim Ginting Babinsa Koramil 09/Laubaleng Kodim 0205/Tanah Karo setelah melaksanakan penyemprotan disinfentan di Kantor dan Perumahan Koramil diperintahkan oleh Danramil 09/Laubaleng Kapten Inf J.E. Sembiring pada hari ini (20/06)  untuk melaksanakan pengamanan ibadah minggu dan himbauan penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan sasarannya adalah binaan juga termasuk warga yang sedang melaksanakan ibadah  minggu di Geraja GPdI Martelu di Jalan Kutacane Desa Martelu Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo-Sumut, kegiatan ini dilakukan untuk menegakan protokol kesehatan dilingkungan rumah ibadah, sehingga warga yang melaksanakan ibadah menjadi nyaman dan terbebas dari penyebaran penularan Covid-19.

“Kapten Inf J.E. Sembiring Danramil 09/Laubaleng menerangkan tentang kegiatan Pengamanan Ibadah Minggu di Desa Binaan ini sudah menjadi tugas dan kewajiban sebagai Babinsa juga kegiatan himbauan Protkes Covid-19 5M  warga agar melaksanakana protokol kesehatan supaya mereka terbebas dari penyebaran dan penularan Covid-19, kemudian para babinsa juga saya perintahkan dalam menyampaikan himbauan mengunakan pendektan sambil bersilaturahmi penuh keakraban untuk menciptakan rasa nyaman warga binaan saat melaksanakan ibadah, dengan harapan himbauan penegakan protokol kesehatan yang sampaikan dapat dilaksanakan secara ikhlas oleh warga bukan hanya dalam beribadah saja tapi dalam kehidupan sehari-hari,” Kata Pak Danramil.

Serka Eddy Alim Ginting juga mengatakan bahwa hasil dari Pengaman Ibadah Minggu di GPdI Martelu bisa dilihat hasilnya yaitu mereka beribadah sangat khidmat karena merasa aman dan nyaman, kemudian pelaksanaan himbauan Protokol Kesehatan Covid-19 5M yang disampaikan kepada Jemaat juga sudah dilaksanakan oleh warga yaitu mereka sudah menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun di air bersih mengalir atau mengunakan hand sanitizer, menjaga jarak (phisical distancing), menjauhi kerumunan dan saat pulangpun mereka sudah membatasi mobilitas.

Kemudian kami sampaikan juga etika saat bersin, batuk maupun buang dahak/meludah, saat kami meyampaikan himbauan protokol  kesehatan dari pihak gereja dan jemaat cukup antusias untuk melaksanakan protokol kesehatan ini saat ibadah terlihat warga sembelum masuk gereja mencuci tangan dan sudah memakai masker, menjaga jarak serta pihak gereja juga sudah menyediakan thermo gun”, pungkasnya Martinus. (BW GATUBIMA)

Tinggalkan Balasan