Covid-19Gereja dan Ibadah MingguKesehatanKodim 0205/TKKomunikasi SosialPenegakan Protkes Covid-19TNIWarta

PELAKSANAAN GAK PROTKES COVID-19 DAN PAM IBADAH MINGGU DI GBKP JUHAR OLEH BABINSA KORAMIL 07/JUHAR

PELAKSANAAN GAK PROTKES COVID-19 DAN PAM IBADAH MINGGU DI GBKP JUHAR OLEH BABINSA KORAMIL 07/JUHAR

TNI, Kodim 0205/TK, Babinsa Koramil 07/Juhar, Semprot Disinfektan, Pam Gereja, Gereja GBKP, Penegakan Protokol Kesehatan, Covid-19, Juhar, Karo

Karo-Surakaro.com. Minggu 16/01/2022. Walaupun hari libur para Babinsa Koramil 07/Juhar Kodim 0205/Tanah Karo Koptu Syahrial tetap melakukan  disinfektan di Komplek Koramil 07/Juhar Jl. Tigabinanga Desa Juhar Perangin-angin Kecamatan Juhar Kabupaten Karo-Sumut, untuk mencegah dan memutus penyebaran dilingkungan Koramil, serta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada Pemda Kab. Karo dalam mengatasi permasalahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Tanah Karo yang saat sudah menyandang Karo Zona Hijau Covid-19.

Kemudian Danramil 07/Juhar Letda Inf Muhtar Sembiring memerintahkan para babinsanya setelah melaksanakan penyemprotan disinfektan melanjutkan kegiatan Himbauan Protokol Kesehatan Covid-19 5M dan Pam Ibadah Minggu di Gereja yang ada di desa binaan masing-masing, termasuk Koptu Syahrial  juga mendapat perintah untuk melakukan kegiatan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja GBKP Juhar Perangin-angin, juga melaksanakan Komsos (Komunikasi Sosial) sambil melakukan himbauan Protokol Kesehatan bersama pihak pengurus Gereja GBKP Juhar Perangin-angin, serta tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan Gereja, kegiatan himbauan Protokol Kesehatan 5M yaitu Menggunakan masker yang baik dan benar, Mencuci tangan menggunakan sabun di air bersih mengalir atau mengunakan hand sanitizer, Menjaga jarak (phisical distancing), Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas, kepada warga binaan yaitu  Jemaat Gereja GBKP Juhar Peragin-angin.

Koptu Syahrial mengatakan kepada SURAKARO bahwa saya diperintahkan Danramil untuk melaksanakan kegiatan pengaman ibadah minggu dan himbauan protokol kesehatan yang disampaikan kepada agar dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari secara sukarena agar tidak merasa dibebani saat melaksanakan protkes Covid-19 5M, mudah-mudahan upaya ini sebagai salahsatu upaya mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, kemudian kegiatan himbuan ini juga didukung oleh Pendeta dan Pengurus Gereja GBKP Munte bahkan jemaat dan tokoh agama menerima dan melaksanakan Protkes Covid-19 5M ini dengan sukarela dan antusias”, ”, kata Syahrial. (BW GATUBIMA)

Tinggalkan Balasan