Berita DaerahHomeKaro InfoPertanianSerba-SerbiWarta

Olah Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik,Camat Kabanjahe Apresiasi Petani Karo Desa Sumbul

Views

Karo,Surakaro.com

Leonard Bastian Girsang, SSTP, M.Si,Camat Kabanjahe apresiasi masyarakat desa Sumbul yang secara mandiri mendemostrasikan pencegahan resiko keracunan pestisida.Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun (Gempar) yang di edukasi oleh Eka Lestari Mahyuni, SKM, M.Kes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat USU,Selasa (29/09) 2020.

Ket Foto:Leonard Girsang Camat Kabanjahe Kabupaten Karo

Camat Kabanjahe Leonard Girsang mengatakan bahwa penerapan Gempar oleh Petani Karo warga Desa Sumbul adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dimana Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun merupakan langkah awal menuju Petani sehat dan ramah lingkungan.

Bahannya berasal dari olahan yang sangat sederhana dan dapat diperoleh dari limbah-limbah panen yang ada disekitar petani. ditambah lagi petani diberi pemahaman melalui edukasi dan koordinasi yang intens dari ahlinya.

“Harapan kita agar nantinya petani diwilayah Kecamatan Kabanjahe juga mengikuti apa yang telah dilakukan masyarakat Desa Sumbul yang menerapkan sistem Gempar tersebut, selain mengurangi bahaya racun dapat meningkatkan kesuburan tanah itu sendiri,”jelas Leonard Girsang.

Ditambahkan Camat Kabanjahe Leonard Bastian Girsang, SSTP, M.S, dengan sudah di launchingnya kegiatan Gerakan Masyarakat Anti Racun, dengan beralih mengunakan pupuk Organik tersebut masyarakat petani karo diikuti oleh desa yang lain dan tim inisiator mampu menerapkan di wilayah masing-masing.

Kesadaran Petani Karo melalui Aksi Gempar, dengan beralih dari petisida kimia mengunakan pupuk Organik sangat bermanfaat untuk memperbaiki tanah yang rusak agar menjadi lebih sehat dan menghasilkan produk organik yang sehat serta petani yang sehat termasuk mengurangi pemakaian bahan kimia untuk menekan risiko keracunan.

“Kami mewakili pemerintah dari kecamatan sangat berterima kasih kepada ibu Mahyuni beserta Tim dalam mengedukasi Petani Karo khususnya desa Sumbul, semoga kedepannya kegiatan ini dapat menyebar di seluruh Kabupaten Karo sehinga Aksi Gempar benar-benar menggemparkan Petani Karo dalam hasil bercocok tanam setelah mengunakan pupuk Organik,”ujar Camat Kabanjahe mengakhiri.

Aksi Gempar Petani Sumbul tersebut di Motori oleh Pengabdian Kepada masyarakat Universitas Sumatera Utara tim pelaksana Eka lestari mahyuni SKM M.kes prof.dr. Drs Hamdayani Harahap,MSI, prof dr Urip Harahap APT serta Dra Nurmaini PHD yang selama pengabdian masyarakat Universitas USU tersebut melibatkan petani Karo desa Sumbul yang diedukasi secara mandiri mengunakan Pupuk Organik.(Nico Sitepoe)

Nico Sitepoe
the authorNico Sitepoe
Nico

Leave a Reply